Anak 4 Tahun Ditemukan Tewas di Kolam Lian Sangkep Kecamatan Pringgabaya


Lombok Timur, NTB. TERASHUKUM – Seorang Anak perempuan usia 4 tahun  ditemukan telah meninggal dunia di kolam lian sangkep yang ada di Dusun Lombok Baru, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Lotim milik warga setempat bernama Suparjo.


Kapolres Lotim, melalui Kasubbag Humas IPTU. Lalu Jaharudin menjelaskan bahwa anak perempuan itu ditemukan pada hari Jum’at, 01 Januari 2021 sekitar Jam 17.00 Wita oleh petugas.


“Korban bernama Haulifahul Hidayah, anak perempuan (4) asal Dusun Gudang Baru Desa Gunung Malang yang merupakan anak dari pasangan Jaelani (26) dan Misnawati (23),” jelasnya, pada Sabtu, 01 Januari 2020

 

Korban datang ke Kolam Liang Sangkep, lanjutnya, untuk mencari Orang Tua dan Pamannya yang kebetulan berada di sekitar lokasi untuk berjualan. Kemudian korban bertemu dengan orang tua dan pamannya. 


Setelah itu, lanjutnya, korban disuruh pulang oleh paman dan ayah tirinya yang bernama Jamaluddin. Karena itulah korban pun pergimeninggalkan orang tua dan pamannya.


Namun, jarak berapa menit ibu korban mencari dan memanggil korban, akan tetapi tidak ada jawaban sehingga ibu korban meminta bantuan  ke bapak tirinya, akan tetapi tidak ditemukan.


“Kemudian orang tua korban meminta bantuan ke masyarakat sekitar untuk membantu melakukan pencarian, akan tetapi tidak ditemukan,” jelasnya.


Selanjutnya, kata Jaharudin, orang tua korban mencari ke mata air yang ada di belakang bangunan di Kolam Lian Sangkep milik Suparjo, dan melihat sandal korban sebelah berada di mata air dan sebelah berada d samping tanah yang ada di samping mata air tersebut. 


Melihat hal itu, mereka minta bantuan kepada Tim Basarnas untuk melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban di dalam mata  air sedang tersangkut di akar pohon. 


“setelah diangkat, korban sempat dbawa ke Puskesmas Labuhan  Lombok untuk melakukan perawatan, akan tetapi korban dinyatakan  meninggal dunia,” paparnya.


Setelah dilakukan pemerikasaan luar oleh Perawat Puskesmas Labuhan Lombok, sambungnya, korban dinyatakan sudah meninggal dunia dan hasil pemeriksaan  tidak ada tanda kekerasan.


Dan hasil koordinasi dengan Dr.Candra Nito Setiaji di Puskesmas Labuhan Lombok dengan orang tua korban, katanya,  puskesmas hanya melaksanakan visum luar saja, kalau untuk outopsi  hasrus dibawa ke RSUD Soedjono Selong, tetapi pihak keluarga menolak.


“Kapolsek Pringgabaya, bersama Kanit IK, Anggota, Sekdes Gunung Malang dan Tokoh Masyrakat memberikan penjelasan kepada keluarga korban bahwa  untuk mengetahui penyebab kematian korban harus dilakukan Outopsi di RSUD Selong tetapi, tapi katanya Pihak keluarga menolak dan menerima kematian korban murni kecelakaan dan Keluarga Korban siap untuk membuat surat pernyataan penolakan Otopsi,” tutupnya. (Red-TH).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama